Rindu: Perempuan di Kebun Hikmah

Kemarin saat blogwalking dan mampir ke blog MY, entah kenapa mataku tertuju ke bagian ’komentar terakhir’ dan melihat sebuah foto ce cantik dengan nickname Rindu. Ada daya tarik tersendiri ketika aku melihat gambar avatar itu … mungkin karena kemiripannya dengan seorang seleb… atau karena rona merah di pipi serta senyum tipis di bibirnya… astaghfirulloh… tak tahu kenapa, yang jelas jemariku tergerak untuk mengarahkan mouse dan mengetahui siapa gerangan pemilik foto dan nickname yang indah itu.

Sederhana dan bersahaja. Itu kesan pertama ketika aku kunjungi blog mba Rindu. Berlatarkan warna hitam, dengan tulisan warna putih ber-font Times New Roman, serta diperkaya warna biru indah pada bagian side-bar. Kombinasi warna-warni yang, bagi aku, enak dilihat dan nyaman di mata. Dan tentunya tidak berhenti disitu. Keindahan itu masih terus aku temukan. Kali ini ada pada bagian yang sangat vital, bagian yang menjadi magnet utama sebuah blog, bagian yang sering dipuja oleh para internet marketer, bagian yang membuat pengunjung untuk datang dan datang lagi. Ini terbukti dari banyaknya pengunjung dan komentar yang ada. ’Dimanakah bagian itu, maukah kau tau?’ –mengutip lirik lagu Ari Lasso–. Bagi aku –pasti kalian setuju– bagian itu adalah bagian content, isi dari blog itu sendiri –aku jadi semakin percaya bahwa ’content is the king’–.

Rindu sungguh pandai menguntai kata dalam membentuk makna. Coba saja kalian perhatikan dulu dari judul-judul content-nya. Pilihan kata yang sungguh indah. Semuanya penuh dengan daya tarik, seperti membaca judul-judul novel. Bisu seindah pelangi …, Merpati yang ingkar janji, Bangunlah jiwa yang patah, From kampung with love, Memetik dawai Ibu… dan masih banyak lagi. Aku memang baru sekali mengunjungi blog Rindu, dan belum banyak membaca isinya. Baru dua judul yang aku baca, postingan terakhir –Bisu seindah pelangi …– dan ‘Saya adalah …’. Tapi sungguh, dua tulisan itu cukup membuat aku kagum dan terpesona. Sebuah renungan, refleksi, kontemplasi yang cukup dalam dari seorang insan –yang aku yakin masih belia–. Perhatikan kutipan berikut: ‘Saya adalah seorang perempuan yang sedang mencari makna hidup, arti napas, yang sedang belajar mencari arti kehadiran demi kehadiran dan kepergian demi kepergian… Saya adalah perempuan di titik NOL di kebun hikmah yang tidak memiliki apa yang seharusnya saya miliki’.

Harapanku semoga untaian kata Rindu bukan sekedar pelipur lara, pelepas dahaga, magnet dunia. Tapi betul-betul merupakan pancaran dari hati yang bersih dan jiwa nan suci. Ketika IKHLAS telah tertancap di dada, popularitas bukanlah segala. Ketika sabar ada di hati, caci maki jadi tak peduli. Semoga Rabb selalu memberkati, menyayangi, dan memudahkan jalan menuju cinta sejati. Terakhir, sebuah bingkisan tak bermakna dari seorang pengagum untaian kata Rindu. Semoga menjadi awal dari sebuah persahabatan.

13 Responses

  1. Duh duh duh …. gede rasa dan gede kepala nih saya dibuat oleh tulisan ini.

    Ya ALLAH muliakan sang penulis blog ini, karena ia telah berusaha memuliakan saya yang hina ini, saya yang tidak memiliki apa apa ini dan saya yang sedang memohon ampunanMU.

    Mulisakan mas Arwan seperti ia memuliakan hamba hamba yang mencariMU ya ALLAH. :)

  2. wih beneran manis…

  3. salam mas arwan….
    itulah ke-khas-an rindu, sampai di kolom komen pun khas sepertin itu.

  4. arwansp…, anda genit…

  5. @ Rindu .
    Hemmm …. punya fans baru ya De ??

    @ Arwan
    Hati-hati mas, ntar jatuh cinta lho. hi hihi ….

  6. mas Arwansp… duh malu nih saya, lupa ngelink tulisan ini di blog hiatus saya… Ok, sekarang.

    ampun mas :) *minggir sebelum ditimpuk*

  7. [...] Yang terlupakan atas tulisan indahnya, mas Arwan duh ampun mas, baru malam ini saya temukan dan saya link yang terindah disini, terima kasih sudah menemukan saya dalam gelap, saat semua orang bahkan mencoba melupakan saya kala itu: http://arwansp.wordpress.com/2008/10/11/rindu-perempuan-di-kebun-hikmah/ [...]

  8. salam kenal, saya juga fans kak rindu ^^

  9. gw salut ma tulisan diatas.boat mas arwan gw salut bgt ma loe n gw setuju pa yg dibilang ma mas arwan ntu yg mengatakan (SEMOGA UNTAIAN KATA RINDU BUKAN HANYA SEKEDAR PELIPUR LARA,PELEPAS DAHAGA DAN MAGNET DUNIA.SEPERTI APA YG UDAH GW KOMENTARI TD KALO MAU TAU IKHLAS N SABAR NTU APA?CARI NTU DI LUBUK HATIMU.)

  10. AssalamUalaikUm
    gmna kabar y nEh …..dUhhh mo cErita pa y?
    ya mba rindU mang cantik cOz dia kan cE….HhhhE

  11. yApZ sMua ciptaan AllOh ga dA yg ga sEmpUr na
    smUa y tlaH AllOh pErhitungkan baik mampaat y maUpun mUdharat y
    tinggal kita pandai2 bErsukur zA ma ciptaan AllOh SWT
    pa yg kita punya tU smUa milik AllOh kapan pUn AllOh maU dia bisa mEngambil y
    AllOh SWT maha pEncipta yg maha sEmpUr na
    smoga AllOh mEmbErikan pEndamping yg maU bErsama2 bErjuang dijalan AllOh
    AmiiiEEeeen yA AllOH ya rabbal Alamin

  12. ane g usah bicara ya,,, takut salah…
    liat-liat ja blog ade, kq ada cinta disana ada rindu yang sahdu.
    salam kenal mas,,, salam dariku, yang jauh dimata, semoga dekat dilentik jemari.

Leave a Reply