Percaya dengan Grafologi (Graphology)?

Pernahkah kalian mendengar istilah grafologi (graphology)? Minggu yang lalu, aku pertama kali membaca istilah itu di koran. Dituliskan di koran itu bahwa grafologi berasal dari kata graphos yang berarti coretan atau tulisan dan logos yang berarti ilmu. Jadi grafologi adalah ilmu yang mampu menginterpretasikan karakter seseorang melalui tulisannya. Selain itu, dengan grafologi kita dapat mengetahui motivasi diri, kestabilan emosi, keadaan mental, minat dan bakat, kecenderungan intelektual bahkan kekuatan dan kelemahan diri.

Grafologi juga telah banyak digunakan di beberapa negara, diantaranya untuk mencari karakter karyawan yang pas dengan kebutuhan perusahaan. Dalam bidang pendidikan, grafologi juga sering digunakan untuk mengenal minat dan bakat siswa guna mimilih jurusan yang tepat. Grafologi juga dapat memberi gambaran tentang cara seseorang memandang diri serta kecenderungan perilaku yang belum diketahui saat ini, tetapi ternyata ada di dalam diri. Dari sumber lain, aku dapatkan juga bahwa grafologi ditawarkan untuk mengetahui watak calon pasangan kita. Apakah cocok dengan karakter kita, ataukah kita harus mencari orang lain yang sesuai sebagai pendamping hidup kita (masuk akal ga sih?) Disebutkan juga bahwa grafologi tidak sama dengan ilmu meramal. Grafologi merupakan cabang psikologi yang layak dipercaya validitasnya.

Tapi ada juga lho yang berpendapat berbeda, paling tidak aku baca dari tulisan Barry L. Beyerstein “How grafologi fools people”. Dari judulnya aja dah ketahuan, bahwa tulisan itu berseberangan dengan pendapat sebelumnya. Point yang aku catat adalah bahwa grafologi merupakan ilmu gadungan alias pseudoscience. Bukti-bukti ilmiah tidak banyak mendukung untuk ilmu ini. Di Wikipedia, aku juga dapati bahwa saat ini grafologi tidak relevan lagi untuk mengetahui karakter seseorang atau performance seorang calon karyawan.

Kalo aku sih mendingan berusaha dan berdoa untuk bisa lebih sukses. Aku lebih memilih psikotes yang sudah terpercaya untuk mengetahui kepriadian dan juga kecendurangan bakat aku. Jadi, gimana menurut kalian?

Sebagai tambahan, ketika aku search kata grafologi dalam bahasa inggris (graphology), ternyata belum terlalu banyak lho halaman situs yang ada. Padahal menurut wordtracker, kata graphology (sekali lagi graphology, dalam bahasa inggri) dicari sebanyak 114 kali selama bulan yang lalu. Wah lumayan niche ternyata …

One Response

  1. Yah,…percaya gak percaya sih…
    Tapi kita musti inget klo apapun yg kita lakuin adalah cermin dari diri kita.
    Jadi, jgn anggap grafologi itu palsu …coz tulisan adalah tindakan dan tindakan adalah cermin dari jiwa dan diri kita..
    Mungkin yg lebih tau bsa jlasin….

Leave a Reply